dua mobil yang menemani perjalanan
pantai dibalik hutan
muara sungai
karang dengan ombak mengerikan, dibawah karang ini sering ada mayat
Ternyata pantainya memang bagus, jauh diatas ekspektasi saya yang menganggap pantai-pantai di jawa selalu penuh dengan sampah. Pantainya lumayan alami dengan beberapa monyet liar berkeliaran. Kebersihan lumayan terjaga, hanya ada beberapa sisa daun dan batang pohon yang terseret ombak ke pantai.
mr. dizza ramadhan sedang relax dan santai
bukan homo, masih normal
Perjalanan antar pantai ditempuh sekitar 5 jam membelah hutan, lewat jalan yang dipenuhi belokan-belokan tajam, dengan jurang menganga di kanan kiri jalan, doa-doa pun dipanjatkan sepanjang perjalanan berharap agar mobil tidak terguling (walaupun kenyataannya lebih banyak tertawa) . 5 jam di mobil memang bisa bikin pantat panas, punggung sakit, dan 1 teman saya muntah.
langit senja mulai memerah
sunset dibalik awan
Saya punya pertanyaan yang mengganjal, kenapa di indonesia tempat-tempat seperti ini kalau dikelola dengan baik, akses dipermudah, justru akan kotor, kacau dan akan rusak dengan sendirinya. Apakah memang tipikal orang Indonesia yang susah menjaga dan mengelola?. Semoga hanya orang-orang tertentu yang tahu tempat-tempat seperti ini
